Gorila Uganda Tampil di Facebook Cari Dana Konservasi
Seekor gorila gunung yang diberi nama Muhozi dari Uganda tampil secara daring, Sabtu (26/9), sebagai bagian dari program penggalangan dana Uganda Wildlife Authority untuk membantu menyelamatkan spesies terancam.
Sekitar 340 gorila gunung–hampir setengah dari sisa yang hidup sekitar 740 ekor di seluruh dunia hidup di Hutan Taman Nasional Bwindi, Uganda, dan 40 ekor lebih tinggal di wilayah konservasi Uganda lainnya.
Gorila jantan, berukuran lebih dari tujuh kaki (2,1 meter) dan beratnya 400 pounds (180 kg), terancam oleh para pemburu yang menginginkan dagingnya, petani, pembakar arang yang mengganggu habitat mereka, dan peluru nyasar pemberontak dalam pelarian. Akibatnya, hewan ini harus dilindungi oleh polisi hutan dengan senapan otomatis.
Wildlife Authority berharap bahwa para pencinta hewan dapat menjadi teman dengan gorila tersebut di Facebook, MySpace, atau mengikutinya di Twitter dengan memberikan sumbangan minimal $1. Uang yang terkumpul akan digunakan untuk menyewa penjaga ekstra demi melindungi gorila dan menjaga habitat mereka.
Sebagai imbalannya, teman-teman gorila akan menerima berita terkini secara reguler dari gorila yang dipilih, memiliki gambar gorila eksklusif di homepage, dan menerima hal-hal sepele lainnya yang masih terkait gorila, seperti kata ‘gorillai’ yang berasal dari Yunani dan berarti perempuan berbulu.
Juru bicara Wildlife Authority, Nsubuga Lilian, mengatakan, ia berharap program tersebut akan memberi orang-orang yang tidak mampu untuk melakukan perjalanan ke Uganda, sehingga mereka berkesempatan untuk merasa lebih dekat dengan binatang. Sekitar 10.500 wisatawan mengunjungi Uganda setiap tahun untuk melihat gorila.
Untuk biaya masuk ke taman tersebut sebesar US$500 per orang. Tahun lalu, Uganda memperoleh US$600 juta melalui pariwisata dan lebih dari 90 persen dari uang itu dari wisata gorila.










