Tes DNA Pastikan Dulmatin Tewas
Kepala Polri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim forensik Kedokteran Polri, dapat dipastikan bahwa salah satu dari tiga anggota teroris yang tewas di Pamulang adalah buronan paling dicari, yaitu Dulmatin alias Yahya Ibrahim alias Mansyur alias Joko Pitono.
”(Dipastikan) 100 persen dengan tingkat kekeliruan satu banding 100.000 triliun ini adalah betul bisa dipertanggungjawabkan secara profesional bahwa yang bersangkutan adalah Dulmatin,” ucap Kapolri saat jumpa pers di Mabes Polri, Rabu (10/3/2010). Ikut mendampingi Kapolri dalam konferensi pers tersebut, Wakapolri Komjen Jusuf Manggabarani, Kabareskrim Polri Komjen Ito Sumardi, Irwasum Polri Komjen Nanan Soekarna, Kadiv Humas Polri Irjen Edward Aritonang, Kapusdokes Polri Brigjen (Pol) Mussadeq, dan pejabat tinggi Polri lain.
Mussadeq menjelaskan, berdasarkan data sekunder dengan melihat satu lahi lalat di bawah bibir, bentuk alis mata, dan bentuk dagu jenazah diketahui menyerupai Dulmatin. Setelah itu, pihaknya mencocokkan foto wajah Dulmatin saat masih hidup dengan setelah tewas dan dihasilkan keduanya sesuai.
Lalu, kata dia, pihaknya melakukan pemeriksaan dengan data primer, yaitu pemeriksaan sidik jari dan DNA. Untuk sidik jari, Polri tidak memiliki data, sedangkan DNA Dulmatin telah tersimpan di database Polri. Meski telah memiliki data, pihaknya tetap mengambil DNA pembanding dua anggota keluarga Dulmatin, yaitu Ibu Hj Masniati (48) dan Ali Usman (12).
Sebelumnya, Dulmatin tewas di warnet Multiplus, Ruko Puri Pamulang Blok A No 6 di Jalan Siliwangi, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (9/3/2010) pukul 11.30 saat penggerebekan. Dulmatin terpaksa ditembak setelah mencoba melawan dengan menembakkan satu peluru dengan sejata api jenis revolver ke arah petugas. Dia meregang nyawa di depan layar komputer.
Sumber : KOMPAS.com










March 11th, 2010 at 2:19 pm
Wah salut juga nih sama pihak kepolisian indonesia “Hebat…hebat…top banget dah”. Bisa menangkap gembong terosis dunia Dulmatin.
Semoga setelah ini jangan ada lagi dah yang namanya TERORIS. Biar dunia kita ini tetap aman sentaosa.
Lam kenal
Cara Buat Blog